22 April 2016

GIVEAWAY DISTANCE BLUES: INTERVIEW WITH AGUSTINE W

Diposting oleh Mellisa Assa di 2:24:00 PM

Haiiii selamat datang kembali di Mells Book Shelves. Siapa yang sudah nggak sabar berburu buntelan lagi hayoooo? Kali ini kalian bisa berkesempatan untuk memenangkan satu eksemplar novel Distance Blues karya Agustine W. FYI, Distance Blues ini adalah novel debut dari Agustine lho. Nah, yang masih penasaran dengan Agustine atau biasa aku sapa Titin, berikut sedikit info tentang Titin:

Lahir di Kediri, Jawa Timur, tanggal 8 Juni. Karya-karyanya yang pernah dipublikasikan masuk dalam antology Crazy Writing (2013), Curhatku Untuk Semesta (2013), My Life As Blogger (2013) dan Ground Zero: A Crime Behind The Shadow (2014). Selain itu, cerpen duet "Lelakiku, Wanitaku" bersama sahabat Altami N. D (penulis A Week Long Journey), berhasil menyabet posisi ke-2 nasioanal dalam ajang "Kompetisi Internasional Dialog Muda" tahun 2014 untuk wilayah Indonesia (diselenggarakan di Indonesia, Guatemala, dan Kenya) oleh organisasi non-pemerintah peduli kesehatan reproduksi anak muda dan HIV/AIDS Jakarta. Alumni Kampus Fiksi Angkatan 9, lulusan Universitas Airlangga Surabaya jurusan Psikologi, dan saat ini berprofesi sebagai reporter di media online. Titin bisa dihubungi di:
Twitter: @agustine_w
email: lioluby@gmail.com

Sebelumnya aku mau ngucapin terima kasih buat Titin karena sudah memercayakan aku untuk menjadi salah satu reviewer novel debutnya ini. Dan bukan hanya itu, karena Titin juga bersedia menjawab 5 pertanyaan yang aku ajukan seputar novelnya ini. Penasaran apa saja pertanyaannya dan bagaimana jawaban dari Titin? Langsung aja kuy.......

1. Ceritain dikit dong tentang Distance Blues ini? Dikiiit aja 😊
Distance Blues itu menceritakan Elmi yang lagi dirundung 'duka' LDR. Ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga, dia menyadari terkena gangguan obsesif-kompulsif (Obsessive Compulsive Disorder). Belum lagi diiming-imingi cowok keturunan Arab seganteng Rasyad yang agresif banget ngejar dia. Ditambah Mama yang selalu mendominasi sampai dia dewasa sekarang ini, dan diduga inilah pemicu dia terkena gangguan psikologis tersebut. Jadi, dari masalah diri sendiri, asmara, dan keluarga tumplek jadi satu di sini. Hehehe.

2. Kenapa memilih LDR dan OCD sebagai konflik?
Sebenarnya ide awal itu tentang OCD krn bercermin dari pengalamanku pribadi. Aku pernah mengalami pas pertengahan kuliah 2000 sekian. Sampai sekarang masih tersisa gejala OCD itu tapi udah nggak terlalu berat kayak dulu. Dulu aku yakin aku kena OCD, tapi sekarang berpikir, "Ah, masa' iya?" Soalnya waktu itu aku self-diagnosis dr gejala yang aku alami, terus aku sesuaikan dengan buku kuliah. Terus tanya-tanya sama seorang dosen, beliau bilang fix aku OCD walau hanya dalam obrolan sepintas lalu sehabis jam kuliah. Akhirnya aku berusaha mengendalikan diri sendiri. Terus setelah itu sempet iseng post di blog, ternyata ada yang komentar berisi curhatan yang intinya beberapa orang itu juga mengalami OCD bahkan lebih parah dari aku. Ternyata OCD ini dialami bukan cuma aku doang. Orang yang terlihat baik-baik aja, belum tentu sehat psikologisnya. 

Sehabis itu aku googling di internet tentang novel bertema OCD. Nemu deh, 1 nama author asal New York. Namanya Corey Ann Haydu. Karyanya tentang OCD berjudul OCD LOVE STORY, silakan search di Goodreads untuk tahu lebih lanjut. Aku berterima kasih sama dia karena sudah menginspirasi. 

Soal LDR... itu terinspirasi dari kisah beberapa temen yang menjalani LDR. Aku pribadi sih, nggak pernah ngalamin. Makanya mencoba masukin tema yg 'asing' buatku, biar greget! Hehehe. 

Jadi, itu tadi prinsipnya, orang yang sudah jatuh eh ketimpa tangga. Sudah LDR, kena OCD pula. Dan, yang jelas, semua di Distance Blues fiktif. Semua yg terinspirasi dari dunia nyata sudah membaur dengan hasil imajinasi. Hehehe. 

3. Gimana proses penulisan novel ini dari naskah sampai terbit. ada hambatan berarti nggak?
Distance Blues adalah novel debutku di DIVA Press lewat jalur #KampusFiksi. Jadi, itu adalah novel hasil bimbingan selama 4 bulan bareng editor DIVA Press. Sejauh ini, nggak ada kendala berarti sih, selama bimbingan. Kalau nggak tahu soal OCD lebih jauh, ya nanya ke senior yang seorang psikolog. Butuh data-data pendukung (kok, kayak skripsi aja, ya! Hahaha) ya tanya ke temen yang memang mengalami atau mumpuni. Alhamdulillah terbilang lancar. Kecuali malesku yang kadang menghantui. Hehehe. Jangan ditiru, ya! 

4. 5 kata utk Elmi, Dirga dan Rasyad?
Yang gini ini aku benci! Hahaha. Susah kalau disuruh meringkas begini.
Rumit.
Manis.
Menyentuh.
Galau.
Pembelajaran.


5. Apa harapan terbesar kamu untuk distance blues?
Pesan di dalamnya bisa sampai kepada setiap temen-temen yang baca, baik dari sisi OCD, LDR, maupun keluarga. Kalau ngomongin pengen yang lain sih, seperti senior-senior penulis lainnya yang novelnya diangkat ke layar lebar... ada pengen ke sana, tapi muluk banget. Wallahu a'lam. Aku juga masih butuh belajar lebih banyak.  

Nah, demikianlah hasil kepoan aku ke Titin. Dan sudah kebayang kan konflik utama ceritanya kayak apa? Tunggu review dan giveaway dari aku beberapa saat lagi :)



37 komentar:

julia on 23/04/16 01.51 mengatakan...

setelah baca wawancaranya, jadi penasaran banget nih sama bukunya... Mudah-mudahan bisa dapet giveawaynya ya, hihi, biar nggak penasaran lagi #eh

Miftahur Rizqi on 23/04/16 21.03 mengatakan...

penasaran dengan Novel nya, semoga aku menang Giveaway nya , Amin

alfiani zhukruful fitri on 24/04/16 22.48 mengatakan...

Wah, dari latar belakang penulis, sepertinya novelnya bakal menarik. Jadi penasaran. Semoga kesampaian! :))

Ryn Chan on 25/04/16 11.40 mengatakan...

Pasti bukunya lebih ngena soalnya ide cerita diambil langsung dari latar belakang penulis :)

ived deved on 25/04/16 14.39 mengatakan...

Hahahhaha review nya kece.badai. rapi......
Distance Blues? sampai.pada OCD+LDR. Pasti seru! :')

Sagita Nur Amalia on 25/04/16 18.02 mengatakan...

Baca wawancaranya aja kece banget, bagus apalagi baca Novelnya.
Aku jadi penasaran, pengin punya novelnya, pengin baca, pengin tau gimana ceritanya, pasti bagus dan bermakna.

Humaira Balfas on 25/04/16 21.46 mengatakan...

Yang aku tahu itu baby blues, jadi pas denger ada judul novel distances blues, wah ada lagi blues-blues yang lain ternyata. Penasaran isinya, bagaimana Elmi mengatasi OCD+LDR yang pasti sangat menyiksanya, juga bagaimana endingnya

Wish me luck, hope so much :) :)

rini virgo on 26/04/16 00.23 mengatakan...

gak sabar ngikutin GA nya, semoga beruntung disini..

She Spica on 26/04/16 07.10 mengatakan...

Suka terkagum2 sm penulis yg melakukan pnelitian bgtu detail trhadap karyanya. Apalgi kasus OCD ini trnyata prnah dialami jg oleh kak Augustine. Suatu hal yg luar biasa bisa mngungkapkan hal buruk dalam hidup (disini mksudnya OCD) ke dalam sebuah tulisan. Congrat kak Augustine 😊

She Spica on 26/04/16 07.11 mengatakan...

Suka terkagum2 sm penulis yg melakukan pnelitian bgtu detail trhadap karyanya. Apalgi kasus OCD ini trnyata prnah dialami jg oleh kak Augustine. Suatu hal yg luar biasa bisa mngungkapkan hal buruk dalam hidup (disini mksudnya OCD) ke dalam sebuah tulisan. Congrat kak Augustine 😊

Mrs - Babe on 26/04/16 14.50 mengatakan...

Agak asing dengan OCD tapi ternyata ada yg ngalamin juga termasuk sang penulis. Entar aku coba cari tahu. Semoga harapan penulisnya terwujud, novelnya bisa dia ngkat ke Film. Amiinn..

Arie Pradianita on 26/04/16 16.12 mengatakan...

Melalui novel ini, penulis hendak menyampaikan pesan kepada pembaca, terutama para calon orang tua: jangan sampai pola asuh menjadikan anak menderita. Selain itu, penulis juga mengingatkan kita bahwa selalu ada dua sudut pandang dalam sebuah hubungan antara dua orang. Masalah akan terselesaikan kalau kita sudah mencoba melihat dan memahami sudut pandang yang lain.

Annisa Hanako on 26/04/16 17.41 mengatakan...

Ya ampun, aku makin penasaran dengan novel ini ><
Apalagi konfliknya OCD dan LDR, beeuuhh ... :D

Nurul Hikmatul Fatimah on 26/04/16 18.44 mengatakan...

selamat buat kak agustine yang berhasil melakukan debut novelnya. aku selalu ingin bisa kayak gitu, tapi dari dulu ada halangannya aja. sukses ya! pengen cepet-cepet baca novel distance blues itu jadinya :D

Asep Nanang on 27/04/16 06.27 mengatakan...

Rumit,manis, menyentuh, galau, pembelajaran. Lima kata itu merupakan gambaran saya dari teman-teman. Kecuali kata manisnya, he. Saya jadi ngebet dengan novel Kak Titin nih, he. Semoga

Agatha Vonilia on 27/04/16 10.37 mengatakan...

Wahh dibimbing langsung sama editor Diva Press, nggak perlu diragukan lagii deh. Hehhee Aku lihat juga prestasi kakak banyak benerr. Semangat ya kak untuk terus melahirkan karya-karyanya. Setiap orang juga punya rasa malas dan bosan kak. Tapi, kakak bisa mengatasinya. Good job and congratss ya kak :)

Bintang Maharani on 27/04/16 11.12 mengatakan...

Temanya bagus nih. Nemu lagi yang mengangkat isu psikologis. Semoga nanti insya Allah bisa diangkat dilayar lebar seperti harapan si penulis ya. Aamiin... :)

Mellisa Assa on 27/04/16 11.59 mengatakan...

Good luck yah Julia :)

Mellisa Assa on 27/04/16 11.59 mengatakan...

Amiiiiin

Mellisa Assa on 27/04/16 12.01 mengatakan...

banyak pembelajaran yang bisa kita ambil dari novel ini

Mellisa Assa on 27/04/16 12.01 mengatakan...

soal OCD dikupas abis emang sama Agustine

Mellisa Assa on 27/04/16 12.02 mengatakan...

konfliknya kayak benang kusut tapi bisa diurai satu per satu sama penulisnya

Mellisa Assa on 27/04/16 12.03 mengatakan...

Good luck yaaaah :)

Mellisa Assa on 27/04/16 12.03 mengatakan...

Good luck yaaah Humaira. Kali aja bisa kenalan sama Elmi :D

Mellisa Assa on 27/04/16 12.04 mengatakan...

Amiiiiiin

Mellisa Assa on 27/04/16 12.06 mengatakan...

Terima kasih dari Agustine :*

Mellisa Assa on 27/04/16 12.06 mengatakan...

Amiiiin dan semoga pembacanya juga lebih bisa memahami orang2 dengan gangguan OCD.

Mellisa Assa on 27/04/16 12.07 mengatakan...

Setujuuuuuuuu

Mellisa Assa on 27/04/16 12.08 mengatakan...

:D :D

Mellisa Assa on 27/04/16 12.09 mengatakan...

kayaknya kita sama deh Nurul. semoga bisa kayak Agustine dan penulis2 lainnya :)

Mellisa Assa on 27/04/16 12.10 mengatakan...

Lagi LDR-an juga emangnya sampe rumit dan galau? hehehehe. Good luck yah Asep

Mellisa Assa on 27/04/16 12.11 mengatakan...

Iya banyak prestasinya emang anak ini :)

Mellisa Assa on 27/04/16 12.11 mengatakan...

In Sha Allah amiiiiiin

nunaalia 79 on 27/04/16 13.43 mengatakan...

istilah LDR sudah tahu tapi OCD baru niy buatku jadi bisa tambah pengetahuan, sekalian mempelajari aku mengidap itu jg nggak ya? :D

Hitam Putih on 27/04/16 23.02 mengatakan...

"Racikan kisah LDR"
penasaraaaaaann isinya

Rini Cipta Rahayu on 27/04/16 23.24 mengatakan...

Makin tertarik deh, karena bagiku kisah yang ditulis berdasarkan hal yang kita ketahui baik yang pernah dialami oleh diri sendiri maupun dari orang terdekat akan membuat sebuah novel jadi 'ngena' banget!
Ternyata kak Titin lulusan jurusan psikologi ya? Pasti deh penuturan tentang OCDnya juga mendalam karena risetnya juga nggak jauh-jauh dari mata kuliah di kampus hehe.. Penasaran banget kak pengin baca!

Leny Hermi on 28/04/16 00.27 mengatakan...

Tema tentang OCD yang diangkat dalam novel ini sangatlah menarik. Apalagi ini bercermin dari pengalaman penulisnya sendiri. Aku penasaran banget pengin baca.

Posting Komentar

 

Mells Book's Shelves © 2010 Web Design by Ipietoon Blogger Template and Home Design and Decor