Tampilkan postingan dengan label Updates. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Updates. Tampilkan semua postingan

5 Februari 2016

MONTHLY RECAP

Diposting oleh Mellisa Assa di 11:28:00 AM 0 komentar



Tanpa terasa, satu bulan sudah berjalan di tahun 2016. Agak sedih juga kalau ingat-ingat tinggal tiga minggu lagi sebelum aku berangkat kuliah lagi dan meninggalkan keluarga. Dan nggak terasa juga kalau Februari sudah berjalan selama lima hari. Which is mean only two day left before I'm going 30.
Nah, aku mau nanya nih berapa banyak bacaan kalian di bulan lalu? Aku sendiri, dari 45 target Reading Challenge yang aku cantumkan di Goodreads Reading Challenge 2016, aku sudah membaca 12 buku. Dan hampir semua buku yang aku baca di bulan Januari adalah buku-buku yang masuk dalam kategori reading challenge yang aku ikuti. Apa aja daftarnya? Here are my January recap:

1. Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan by Fitrawan Umar (Indonesian Romance Reading Challenge)
2. Queen Of Babble by Meg Cabot
3. Queen Of Babble In The Big City by Meg Cabot (Read At Your Own Risk Reading Challenge)
4. Finally You by Dian Mariani (Indonesia Romance Reading Challenge)
5. The Cuckoo's Calling by Robert Galbarith (Read At Your Own Risk Reading Challenge)
6. New Moon by Stephenie Meyer (Fantasy, Science Fiction, Dystopia Reading Challenge&Read At Your Own Risk Reading Challenge)

7. Cinder by Marissa Meyer (Fantasy, Science Fiction, Dystopia Reading Challenge)
8. Black Angel by Indah Hanaco (Indah Hanaco Reading Challenge, Indonesia Romance Reading Challenge)

9. Meet Lame by Christian Simamora (Indonesia Romance Reading Challenge)

10. Shopaholic Abroad by Sophie Kinsella (Read At Your Own Risk Reading Challenge)

11. Tiger On My Bed by Christian Simamora (Indonesia Romance Reading Challenge)

12. Deception Point by Dan Brown (Fantasy, Science Fiction, Dystopia Reading Challenge)
Selain mengikuti Reading Challenge, aku juga mengikuti tantangan Pennies For Books dan Read And Keep Challenge. Pennies For Books adalah tantangan mengumpulkan receh, dan sejauh ini aku belum hitung sudah berapa total receh yang aku kumpulkan sejauh ini. Sedangkan Read And Keep Challenge adalah tantangan membaca sekaligus menabung. Jadi setiap selesai membaca satu buku, kita akan menabung sebanyak nominal yang kita pilih. Karena cukup optimis tahun ini bisa membaca banyak buku, aku menabung Rp. 10.000 untuk satu buku yang sudah selesai dibaca. Karena Januari aku baca 12 buku, jadi aku menabung Rp. 120.000. Jumlah tabungan yang terkumpul sampai akhir tahun nanti akan jadi modal buat belanjaan di tahun 2017.
Dari 12 buku yang sudah aku baca, dua buku favorit aku di bulan Januari adalah Tiger On My Bed dan Deception Point.
Nah, itu dia January Recap dari aku. Untuk Februari ini, aku berharap bisa berhasil dalam one day one book, atau setidaknya melebihi jumlah bacaan di Januari. 
 

27 Januari 2016

{CHALLENGE} 20 BOOKISH FACTS ABOUT ME

Diposting oleh Mellisa Assa di 11:57:00 AM 0 komentar
Tahun 2016 jadi tahun untuk menantang diri aku supaya bisa lebih giat lagi membaca. Masih banyak resolusi aku yang berkaitan dengan hobi membaca aku yang belum kesampaian, dan FAKTA bahwa sampai sekarang aku menyimpan beberapa rahasia yang bersangkutan dengan buku. Kebetulan nemu challenge ini di blognya mbak Nia F. S Kartadilaga, setelah blog walking di blognya Sulis Gampang aja kok, cuma mengungkapkan 20 fakta yang berkaitan dengan hobiku dan kecintaanku dengan buku, berhadiah pula kalau beruntung. Dari yang biasa-biasa aja sampai ke rahasia yang cuma aku dan Tuhan yang tahu *lebaaaaaay* :D

So, here is my #20BookishFactsAboutMeGA:

  1. Zaman SMP-SMA adalah zaman backstreet alias zaman sembunyi-sembunyi baca sama beli komik dan novel karena ditentang keras orangtua. Mendingan baca buku pelajaran aja, kata mereka waktu itu.
  2. Masih SMP sudah dicekoki novel jadul dewasa sama teman. Saking sukanya baca, semua jenis bacaan dihajar :D
  3. Baru mengenal novel lini metropop-nya GPU di tahun 2010 lewat novel tetralogi musim Ilana Tan. Sampai bela-belain beli Summer In Seoul sama Winter In Tokyo demi melengkapi koleksi padahal sudah baca duluan.
  4. Posesif dengan koleksi buku, karena dulu nggak pernah diijinin beli -apalagi dibeliin-.
  5. Saking posesifnya, kalau ada yang mau pinjam dan orangnya nggak aku percaya, suka alasan kalau novelnya belum selesai dibaca atau cuma pinjam punya sepupu.
  6. Bisa baca buku di mana saja, tapi durasi baca lebih cepat kalau bacanya di kamar sambil tiduran.
  7. Nggak pernah berhasil menyelesaikan bacaan dalam bentuk E-Book.
  8. Terobsesi menurunkan hobi membaca ke anak-anak, dengan cara beliin berbagai majalah anak dan suka nyesek sendiri melihat nasib dari sampul majalah yang kadang sudah dicoret-coret, kadang sobek bahkan sampai lepas T.T
  9. Masih belum bisa nyambung dengan novel-novel sastra.
  10. Suka menargetkan waktu menyelesaikan bacaan untuk buku-buku tebal yang lebih dari 400 halaman. Misalnya dalam tiga hari sudah harus selesai. Biasanya berhasil, walau kadang udah mau muntah rasanya hehehe.
  11. Masih enggan membaca karya penulis yang pernah kena kasus plagiarisme.
  12. Sering susah move on dari karakter-karakter di novel, apalagi kalau novelnya trilogi. Tris dan Four (Divergent Trilogy), dan tokoh-tokoh utama di Tetralogi Musim Ilana Tan adalah beberapa contoh dari sekian banyaknya tokoh yang bikin aku susah move on.
  13. Karya penulis-penulis favorit aku punya tempat tersendiri di rak.
  14. Dalam waktu dua tahun sudah mengoleksi 100-an timbunan.
  15. Rencana babat timbunan tahun ini gatot karena baru bulan Januari sudah belanja 9 novel, belum termasuk 4 novel yang titip dibeliin sama teman dan belum diambil. *Lirik ongkir* *kalem*
  16. Lebih suka beli buku sendiri daripada pinjam.
  17. Kalau sudah suka dan jatuh hati dengan satu buku, nggak peduli harganya berapa langsung beli aja. Dengan catatan kalau pas lagi ada duit.
  18. Punya penyakit semangat membaca di triwulan I, menurun dikit di triwulan II, nggak baca apa-apa sama sekali di triwulan III dan mengejar target reading challenge sampai ngos-ngosan di triwulan IV. Bad habbit untuk seseorang yang mengaku maniak buku.
  19. Rajin bikin review cuma ke buku-buku yang diikutkan dalam reading challenge atau buntelan.
  20. Punya keinginan membaca 100 buku dalam setahun, yang belum juga kesampaian karena bad habbit di poin 18.
Nah, demikianlah 20 fakta pecinta buku versi aku. Mudah-mudahan saja korban-korban aku di poin 5 nggak ada yang baca postingan ini hehehe. 
Yang mau ikutan, ayoooooo, seru lho challenge yang satu ini. Caranya gampang, tinggal klik aja gambar di bawah ini, dan selamat mengungkapkan fakta slash setengah curcol versi kalian masing-masing  :D

With Love,
Mellisa ;)



5 Januari 2016

MY UNFINISHED BOOKS

Diposting oleh Mellisa Assa di 1:13:00 PM 0 komentar

Hai-haiiiii. 2016 sudah berjalan selama lima hari nih. Gimana kabar bacaan dan tumpukan kalian? Tahun lalu aku cuma berhasil membaca 51 buku dan gagal mencapai level tertinggi reading challenge yang aku ikuti. Jumlah bacaanku menurun dari 56 jadi 51. Harus aku akui, aku memang sempat ada empat bulan atau lebih malah kehilangan mood membaca. Tiap nengok tumpukan, kayak diserang morning sickness. Mungkin karena di awal aku sudah habis-habisan bacanya, jadi pas di pertengahan jadi malas -alah alasan saja-.
Di postingan ini aku mau mengaku dosa. Dosa dalam bentuk apa? Dosa dalam bentuk nggak bisa menyelesaikan beberapa novel yang sudah kapan tahu itu mulai aku baca. Aku bahkan sudah menghapus dua novel yang masih betah nongkrong di shelves CURRENTLY READING akun Goodreads-ku, karena aku nggak yakin kapan akan membaca buku-buku itu lagi. Dan novel-novel yang nggak selesai dibaca itu bukan termasuk dalam kategori novel 'bantal'. Memang sih ketebalan buku bukan menjadi alasannya, tapi lebih ke jalan cerita, diksi dan gaya menulis. Nah, inilah daftar MY UNFINISHED BOOKS dari tahun lalu bahkan dari tahun-tahun sebelumnya:

1. A Walk To Remember by Nicholas Spark
Aku punya novel ini dalam bentuk PDF, dan dapat gratis pula dari salah satu teman grup Metropop Bangets, Hidya. Nggak ada yang salah dengan cerita ini. Nggaaaaaak sama sekali -aku termasuk penggemar Nicholas Spark-. Yang salah karena ternyata aku nggak cocok baca dalam bentuk PDF dan harus nengokin layar laptop atau handphone berjam-jam. Jadilah terpaksa novel ini ada di daftar buku yang nggak selesai-selesai dibaca. Mungkin nanti mendingan beli novelnya aja yang sudah dicetak.
2. Geek In High Heels by Octa NH

Cover-nya yang eye catching-lah, yang bikin aku tertarik beli novel ini. Dan kalau nggak salah ingat, promosinya di twitter juga bikin aku makin semangat membeli novel dengan kategori chiclit ini. Tapi pas baca, ups, aku langsung kehilangan mood. Gimana yah menjelaskannya? Kategori chiclit memang sesuai labelnya yah, yang ringan-ringan saja. Tapi ceritanya terlalu ringan menurut aku, bikin aku cepat menguap dan lebih memilih menutup novel ini. Sampai sekarang pun masih belum mau melirik novel ini lagi.
3. Run To You by Indah Hanaco
Alasan aku mengincar novel ini dan beberapa karya lainnya Indah Hanaco nggak lain karena penasaran dengan komentar teman-teman di grup. Novelnya baguslah, cowoknya bikin meltinglah dan lain sebagainya. Dari 4 novel yang aku beli, Run To You jadi novel pertama yang aku baca. Cukup tebal juga novelnya, dan belum sampai setengah, aku menyerah. Dataaaaaaar meeeeeeen -ditimpuk fans Indah Hanaco-. Emang iya sih, kalau ada di dunia nyata karakter seperti Melvin, pasti cewek-cewek klepek-klepek. Cuma aku kurang dapat saja feel-nya. Yah, mungkin Indah Hanaco bukan seleraku. Dari 4 novel yang aku beli, baru satu yang aku baca sampai selesai. Kesannya sih sama, tapi aku masih lebih menikmati novel yang satunya, dan karena lebih tipis jadi kelar bacanya.
4. Prey by Linda Howard
 Novel ini aku dapat sebagai hadiah acara tukar kado dalam rangka 1 tahun grup Metropop Bangets. Big thanks to Denok yang sudah memilih novel ini sebagai kado dari dua novel lainnya yang ada dalam daftar. Tahu banget berapa harga novel ini pas baru rilis. Ceritanya menarik sebenarnya dan nggak membosankan. Tapi aku mengharapkan jalan cerita yang dapat memacu adrenalin. Sinopsisnya menarik, dan aku sebenarnya sudah hampir selesai membacanya saat ceritanya aku rasa jadi kurang seru lagi. Itu alasannya kenapa aku berhenti baca. Mungkin setelah memposting ini, aku akan melanjutkan membaca novel satu ini.
5. Ally: All These Lives by Arleen A
Aku penasaran dengan novel ini saat pernah ikutan kuisnya -mengomentari first chapter ceritanya-. Tapi aku nggak beruntung saat itu -dan saat-saat lainnya, karena aku jarang menang GA-. Nah, berhubung sudah baca first chapter-nya, yang memang berhasil membangkitkan rasa penasaran, aku belilah novelnya. Awal-awal masih menikmati ceritanya, masih penasaran ini si Ally kenapa sih? Tapi lama-lama kok malah datar yah? Ditambah font-nya yang kecil, membuat rasa malas yang sudah bersarang lama banget dalam diri aku ini menjadi-jadi. Berakhirlah novel ini di bagian rak buku-buku yang belum selesai dibaca.

Untuk saat ini, alhamdulillah cuma 5 novel aja yang nggak kelar-kelar bacanya. Nggak berharap bertambah lagi sih daftarnya, bahkan aku berharap agar novel-novel di atas bisa secepatnya diselesaikan.
Demikianlah pengakuan dosaku soal buku-buku yang belum selesai dibaca. Semoga, nggak ada yang bakalan mengikuti jejak yang bikin mubazir ini hehehe. Di postingan selanjutnya, aku akan share novel-novel favorit di tahun 2015 lalu.

13 Maret 2014

Karakter/Tokoh Favorit Dalam Novel

Diposting oleh Mellisa Assa di 9:09:00 AM 0 komentar


Ilham Fauzi di novel Simple Lie. Kalau dia ada berharap apa yah? Pastinya dong harapannya yah nggak jauh-jauh dengan kelakuan ajaibnya di novel. Muncul disaat urgent dan tidak diharapkan seperti pas hujan deras nggak ada tebengan eh Ilham datang dengan wajah cute-nya dan menawarkan tumpangan atau pas siang hari lagi terik-teriknya ban mobil kempes tanpa diminta Ilham bersedia mengganti ban mobil yang tadinya kempes. Harus bersikap tengil juga dong karena itu kan yang bikin aku jatuh cinta dengan dia. Pura-pura dia cuek atau lupa ulang tahunku tapi tiba-tiba dapat kado barang yang sudah lama aku suka plus makan malam romantis berdua. Selalu melindungiku dari belakang dan walaupun sifat aslinya cuek aku dia tetap bisa tahu kapan dan bagaimana memperlakukan kaum cewek itu dengan sweet dan sesuai caranya sendiri. Satu lagi yang utama, harus bisa menjadi imam yang baik.
 

Mells Book's Shelves © 2010 Web Design by Ipietoon Blogger Template and Home Design and Decor