Tampilkan postingan dengan label Novel Romance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel Romance. Tampilkan semua postingan

25 Juni 2016

Rhapsody by Mahir Pradana

Diposting oleh Mellisa Assa di 9:59:00 PM 0 komentar

Judul: Rhapsody
Penulis: Mahir Pradana
Penerbit: Gagas Media
Tahun Terbit: 2013
Tebal Buku: 324 halaman

Hei, di sebelah dunia bagian mana kau sedang berada?
Sudah bertahun-tahun kau dan aku mencari arah.
Berkali-kali jatuh cinta pada selatan.
Menaruh keraguan pada barat.
Terus menunggu isyarat timur.
Hingga utara pun sudah tak lagi kita percaya.
Sudah kujejaki banyak kisah, kutemui pula banyak luka.
Ternyata, pada kisah masa lalu milik kitalah harapan itu tetap ada.
Masih kuatkah kau dan aku berjalan?
Atau, kali ini, mungkin pulang akan menjadi jawaban

Sebuah cerita menarik tidak memerlukan nama yang keren atau malah dibuat-buat. Hal 11

Meet Abdul Latif a.k.a Al. Pria pemimpi yang berambisi menjadikan hotel peninggalan almarhum ayahnya sebagai hostel nomor satu, dan juga pria yang patah hati karena seorang gadis bernama Nadia. Al bermimpi menjadikan Paradise sebagai hostel dengan budget traveller. Tapi kadang mimpi tidak sejalan dengan kenyataan. Paradise sepi pengunjung. Sampai datang pria berkebangsaan Spanyol, Miguel, yang mengubah segalanya. Miguel mencari Al sampai ke Makassar hanya karena Al pernah membantu ibunya mengangkat lemari. Bantuan kecil dari Al tapi sangat mendalam kesannya bagi seorang Miguel. Dengan bantuan Miguel, Paradise mulai berkembang dan banyak pengunjung. Ide-ide unik dari Miguel menjadikan Paradise sebagai hostel yang diincar para traveller.

Mungkin kita sebagai orang Indonesia memang nggak pernah menyadari kekayaan yang kita miliki sebelum warga negara asing menyadarinya duluan. Hal 103

Bukan cuma usahanya yang meningkat, tapi hati Al kembali diketuk cinta dari masa lalunya, Sari. Hari-hari Al seakan semakin baik saja. Tapi, cinta Al masih harus diuji kali ini. Begitu pula dengan persahabatan antara dirinya dan Miguel. Salah paham yang muncul ketika Al tahu bahwa Miguel diam-diam berpacaran dengan kakaknya. Al marah besar dan menolak bicara dengan Miguel. Sampai ketika Al mendapat kabar kalau Miguel menjadi salah satu korban kecelakaan kapal laut yang menyeberang menuju Rote. Masalah tidak berhenti sampai disitu. Hostel-nya menjadi buah bibir saat salah satu pengunjungnya kedapatan menyimpan narkoba. Bisnis yang sedang diatas angin harus tiba-tiba menukik tajam. Al pun mulai mempertimbangkan untuk menjual hostelnya. Sampai keajaiban datang lagi untuk kedua kalinya, dalam wujud orang yang sama.

Namun, ternyata keajaiban disebut "keajaiban" karena memang...ajaib! Dan, ajaibnya lagi, "keajaiban" ternyata bisa terjadi berulang kali. Hal 253

Tertarik membaca novel ini setelah mengenal tulisan Mahir Pradana lewat novel Sunset Holiday. Gaya menulis Mahir di awal-awal cerita bisa membuat pembaca salah kaprah. Dikira kalau isinya patah hati melulu atau susah move on. Kesan itu yang aku tangkap di halaman-halaman awal, apalagi kalau baca sinopsisnya. Tapi kesan itu langsung lenyap saat tokoh Bebi, asisten Al muncul. Banyak dialog-dialog kocak antara Al dan Bebi. Dibalik kisah cintanya yang gagal karena penghianatan ternyata Al ini orang yang kocak juga. Aku agak bingung yah mau memasukkan novel ini ke genre apa, karena meski ada, tapi kisah romance bukan yang utama di novel ini. Rhapsody lebih banyak mengajarkan tentang kebaikan, usaha, kerja keras, persahabatan dan kekeluargaan. Betapa ternyata kebaikan yang kita anggap sepele tapi bermakna bagi orang lain. Bagaimana juga cara Al mempertahankan satu-satunya peninggalan orangtuanya dengan usaha dan kerja keras. Persahabatan Al dan Miguel yang mengharukan dan kasih sayang antara dua kakak beradik. Novel ini bikin campur aduk perasaan adek. Dari ketawa, tiba-tiba terharu. Penulis juga menggambarkan kota Makassar dengan sangat baik, bisalah memancing rasa penasaran orang dan pengen juga ke ibukota Sulawesi Selatan tersebut. Dan sebenarnya nih, novel ini juga agak menyindir kita yang tidak sadar dengan potensi yang dimiliki negara kita ini.
Pesan moralnya adalah kesabaran dan kerja keras hasilnya tidak pernah jelek. Yang penting kita mau berusaha dan pantang menyerah. Ngomong memang gampang, tapi nggak ada jeleknya juga untuk berusaha kan.  Dan juga jangan pernah enggan berbuat kebaikan. Kebaikan sekecil apapun pasti ada balasan yang lebih baik untuk kita. Dan setelah diajak naik turun dengan kisah Al, mulai dari patah hatinya, usaha, keluarga dan persahabatannya, pada akhirnya kita akan dibikin senyum lebar dengan kisah Al yang baru bersama Sari, yang pada awalnya juga nggak berjalan mulus. Al bahkan harus sabar menunggu selama 1 tahun. Yah, dimana ada niat yang teguh, disitu juga pasti ada jalan.

God creates feelings like love, hate, happiness of fears, although love is sometimes hidden behind the mists... But with our togetherness that will last through the years, we're going to see that true love really exists...

No more sad memories,,,,,only a happy ending

4 of a 5 Stars 

22 April 2016

GIVEAWAY DISTANCE BLUES: REVIEW+GIVEAWAY

Diposting oleh Mellisa Assa di 4:51:00 PM 23 komentar

Judul: Distance Blues
Penulis: Agustine W
Penyunting: Diara Oso
Penerbit: Ping (Imprint Diva Press)
ISBN: 978-602-391-109-7
Tahun Terbit: 2016
Tebal Buku: 288 halaman;13x19 cm
Genre: Romance

Memilihmu, haruskah merasa ragu?
Nyatanya, Elmi memang sedang mempertanyakan isi hatinya sendiri. Bukan maunya jauh dari Dirga, sang kekasih. Lagian, Dirga bekerja untuk masa depan mereka juga, kan? Tapi, Rasyad -chef pemilik restoran Timur Tengah yang ganteng banget- membuat sesuatu dalam dada Elmi tercampur baur.
Rasyad rajin memberi Elmi kejutan. Ia juga siap jadi "sopir" kalau Elmi mau. Sesekali, tindakan Rasyad yang spontan malah membuat Elmi tersentak-Dirga saja belum pernah melakukannya, Apalagi, Dirga bukan tipe cowok romantis yang suka memberi Elmi surprise.
Rasyad yang hadir saat LDR-an, OCD yang butuh terapi, belum lagi mama yang cerewet dan berputar-putar di kepala Elmi.
Tapi, urusan hati harus diurai kan? Berarti, Elmi memang harus memutuskan.....

Ini salah. Jelas salah. Duh, bagaimana nanti kalau ketemu dia? Enggak. Enggak. Aku masih cinta dan setia sama Dirga. Ini semua hanya efek situasi saja. Siapapun orangnya kalau sedang down pasti terbawa suasana kalau ada yang memperhatikan. Dan kebetulan aja Rasyad begitu. =Elmi=

Yang ia paham, seluruh hatinya sudah tercurah dan sebisa mungkin ia jaga untuk satu wanita. Ketiadaan satu wanita itu membuat rongga dadanya kosong. Kosong yang seakan-akan tidak bisa dilengkapi dengan yang lainnya, sebab tak seseuai Elmi. =Dirga=

Benarkah perasaan yang bergemuruh dalam dadanya sudah layak disebut cinta? Cinta yang ia usahakan tulus meskipun menyakitkan? Atau bahkan cinta yang teramat tolol? Mencintai pacar orang, menawarkan bahu untuk disandari tapi tetap tak bisa memiliki. =Rasyad=

Hidup Elmi tadinya aman-aman saja. Punya pacar ganteng dan mapan dan dari keluarga baik-baik. Karir yang bagus dan asmara yang siap beranjak ke tingkatan selanjutnya yaitu pernikahan. LDR pun tak mampu mengubah perasaan dan kesetiaan Elmi pada Dirga. Tapi kemudian Elmi mulai merasakan kecemasan yang berlebihan, terlalu teliti, mengulang-ulang kebiasaan dan mulai menghabiskan waktu bermenit-menit hanya untuk buang air, cuci tangan, wudhu sampai sholat. Belum lagi sosok Rasyad yang gencar mendekati dirinya. Elmi menyadari kalau dia menderita Obsessive Compulsive Disorder (OCD). Pekerjaannya mulai terganggu, karyawan mulai membicarakan dirinya, bahkan sang mama menganggapnya sakit jiwa karena Elmi tidak mau membagi apa yang sedang dia rasakan. Elmi mulai khawatir kalau Dirga akan meninggalkannya karena OCD yang dia derita. Masalah tidak hanya sampai disitu saja. Elmi mengetahui kalau masa lalu Dirga masih gencar mendekati Dirga, ditambah Dirga yang jarang menghubunginya karena sibuk membuat hubungan mereka makin menjauh. Sementara Rasyad seolah siap memberikan bantuan dan apapun yang Elmi butuhkan, termasuk membantu Elmi mengatasi OCD-nya. Lantas bagaimana kelanjutan kisah Elmi-Dirga-Rasyad? Pada siapa Elmi akan menjatuhkan pilihan hatinya? Baca sendiri novelnya :D

Pertama-tama mau ngucapin selamat dan terima kasih dulu buat Titin. Selamat atas lahirnya 'bayi' pertama ini, dan terima kasih sudah memberi kesempatan kepada Mells Book's Shelves menjadi salah satu reviewer. Konflik yang diangkat dalam novel ini cukup rumit. LDR, OCD, godaan orang ketiga. Kita akan diajak untuk mencoba menyelami perasaan seorang penderita OCD. Elmi yang merupakan anak penurut ternyata bisa memicu gangguan psikologis. Saat sikap terlalu menuruti kemauan sang mama yang ambisius tapi tidak selaras dengan hati yang memberontak bisa menjadi pemicu OCD, seperti yang menimpa Elmi. Jujur saja pas awal baca aku agak terganggu dengan sikap Elmi dan bahkan menganggapnya lebay. Tapi justru aku belajar dari situ, bagaimana seandainya kalau kita yang ada di posisi Elmi. Kita juga bisa belajar satu hal, bahwa OCD tidak bisa disembunyikan, dan berbagi kisah dengan keluarga terdekat adalah solusi terbaik.
Sementara masalah orang ketiga, hmmmm aku nggak bisa menyalahkan Elmi sih kalau dia jatuh ke pesona Rasyad. LDR saja sudah susah yah dan harus ditambah jarang mendapat perhatian sederhana dari sang kekasih, hati perempuan mana yang akan tetap kuat. Sementara ada Rasyad yang gantengnya luar biasa dan tetap gencar mendekati Elmi sekalipun dia tahu kalau Elmi menderita OCD. Titin berhasil meramu konfliknya dengan pas. Meski di awal-awal Titin sepertinya terlalu tersedot dengan dunia OCD dan sedikit melupakan problema LDR yang harusnya menjadi inti permasalahan. Tapi sebagai pembaca kita memang akan menikmati ceritanya, bertanya-tanya kepada siapa hati Elmi akan berlabuh nantinya dan bagaimana Elmi mengatasi OCD-nya. Gaya menulis Titin sederhana dan mudah dipahami saat mendeskripsikan OCD. Kekurangan novel ini mungkin dari tokoh Dirga-nya saja yang kurang banyak porsinya karena Dirga hanya muncul di awal, muncul sedkit di pertengahan cerita dan muncul di akhir cerita. Sementara Rasyad nyaris mendominasi. Seandainya Dirga juga sama banyak porsinya, para pembaca pasti bakalan makin galau mau mendukung siapa.
Semoga di novel-novel selanjutnya Titin akan kembali dengan konflik yang tidak biasa seperti yang diangkat di novel ini. Good job Tin :)
3 Of a 5 Stars
===

GIVEAWAY TIME
Nah, saatnya membagikan satu eksemplar novel Distance Blues gratiiiiis dikirim langsung sama penulisnya. Syaratnya gampang aja kok. Simak baik-baik yah :)
  1. Berdomisili di Indonesia.
  2. Follow akun twitter @Mells_A dan @agustine_w dan share giveaway ini dengan me-mention dua akun tersebut disertai hashtag #GADistanceBlues.
  3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau bloglovin.
  4. Tinggalkan 'jejak' di postingan INTERVIEW WITH AGUSTINE
  5. Jawab pertanyaan berikut ini di kolom komentar, jangan lupa sertakan nama, akun twitter dan kota domisili: "Kenapa kamu pengen baca novel ini?"

Gampang aja kan? Giveaway ini berlangsung dari tanggal 22 s/d 27 April 2016, dan akan diumumkan pemenangnya paling lambat dua hari setelah giveaway ini berakhir. Satu orang yang beruntung akan mendapatkan satu buah novel Distance Blues dan akan dikirimkan langsung oleh penulisnya. So,,,happy hunting guys and may the odds be ever in your favor :)


21 Maret 2016

[BLOG TOUR] COME BACK TO ME: REVIEW

Diposting oleh Mellisa Assa di 2:48:00 PM 44 komentar

Judul Buku: Come Back To Me
Penulis: Arini Putri
Harga Jual: Rp. 77.700
ISBN: 978-602-70362-5-3
Bulan/Tahun Terbit: JANUARI 2016
Panjang x Lebar: 13 x 19 cm
Jumlah Halaman: 386 halaman
Genre: Contemporary Romance
Kategori: Novel

Blurb:
SENNA
"Mataku tak bisa melihatnya, tapi aku merasa mengenal Ced lebih dari siapa pun. Dari tangan kasarnya, aku tahu dia adalah pekerja keras. Dari suaranya, aku bisa tahu betapa renyah tawanya. Dan tak peduli sesingkat apa pun kami bersama, kenangannya selalu bertahan lebih lama di dalam benakku."

CED
"Mata almond Senna tak pernah terlihat sama. Terkadang gelap, terkadang mengeluarkan binar yang luar biasa indahnya. Lambat laun membuatku jadi egois, berharap sepasang mata miliknya itu bercahaya karenaku saja."

*
Ced ternyata baru menyadari, hatinya sejak lama sudah jadi milik gadis itu,
seperti halnya hati Senna sudah dimiliki oleh laki-laki itu.
Namun ketika akhirnya menyadari cintanya pada Senna, Ced malah dihadapkan pada dilema yang teramat sulit untuk dihindari: antara harus memilih kebahagiaannya sendiri atau kebahagiaan gadis itu.

Cedric Pratama -Ced- laki-laki tampan berpembawaan dingin yang sangat jatuh cinta dengan kayu dan dunia furniture. Impian yang selalu ditentang sang ayah, yang membuatnya memilih untuk meninggalkan rumah mewah ayahnya dan tinggal di studio tempat dia dan tiga rekannya yaitu paman Widi, Malik dan Tanu membuat furniture. Keseharian Ced berubah setelah bertemu Senna. Gadis cantik bermata almond, tapi sayangnya buta karena kecelakaan mobil, Senna, gadis pembuat cookies yang terlihat rapuh dari luar, tapi memiliki hati yang keras. Senna sanggup menenangkan Ced dan membuat pikirannya lebih jernih dan nyaman. Senna, gadis yang tidak berani dia dekati pada awalnya, tapi berhasil membuatnya jatuh cinta. Saat hubungan keduanya makin dekat, untuk pertama kalinya, Senna jadi ingin bisa melihat. Menyesali kenapa di kecelakaan dulu hanya dia yang buta. Untuk pertama kalinya Senna ingin serakah, tidak hanya mendengar suara Ced saja, tapi juga ingin melihat wajah Ced. Diam-diam Senna menyimpan harap, saat dia bisa melihat suatu hari nanti, wajah Ced-lah yang pertama kali ingin dia lihat. Tapi harapan kadang tak sejalan dengan kenyataan. Saat mendapat kesempatan dengan datangnya donor mata untuk Senna, mamanya harus menjalani katerisasi jantung dengan biaya yang tidak sedikit. Senna terpaksa kembali menggantungkan harapannya demi pengobatan mama tercinta. Melihat kebahagiaan Senna yang pupus, Ced memilih untuk mengorbankan impiannya dan membuatnya terpaksa harus meninggalkan Senna. Akankah Ced kembali dan Senna tetap setia menantinya?

Pertama kali kenalan dengan karya Arini Putri. Gaya menulisnya setipe dengan Winna Efendi dan Windry Ramadhina, yang rapih, lembut, nggak ceplas-ceplos. Untaian kalimatnya enak untuk diikuti dan cerita hanya fokus ke Ced dan Senna. Kedua karakter dibentuk atas luka di masa lalu. Luka batin untuk Ced yang tidak mendapat kasih sayang utuh dari sang ayah, dan luka fisik untuk Senna yang kehilangan penglihatannya karena kecelakaan. Inti ceritanya lebih ke mencari kebahagiaan sih. Apa kita akan bahagia saat impian kita tercapai, atau apakah kita akan memilih mengorbankan impian demi melihat orang yang kita cintai bahagia? Mengenal Senna membuat Ced sadar kalau ada hal yang lebih penting dan lebih dia cintai dibanding kayu dan furniture. Suka lah dengan karakter Ced ini. Ceritanya juga sederhana tapi bisa membawa para pembacanya ikut larut dalam dunia Ced dan Senna. Dari Senna juga kita bisa belajar bahwa kehilangan penglihatan bukan akhir dari segalanya.
Dari untaian kalimatnya, aku menyimpan beberapa kutipan yang menjadi favoritku, yaitu:

  • Dia sedang tidak ingin nostalgia. Bernostalgia hanya membuatnya marah pada dirinya sendiri. Hal 53
  • Aneh, batinnya. Sepertinya dirinya resmi gila karena gadis itu. Ya, gadis itu. Hal 53
  • Daripada nunggu orang lain bilang maaf, lebih baik kita yang ngucapin itu lebih dulu. Minta maaf itu engak dosa kok. Enggak memalukan juga. Hal 114
  • Buat bahagia itu enggak susah, kok. Dalam keadaan apa pun seharusnya kita bisa bahagia, karena bahagia itu pilihan. Hal 115
  • Seakan mengetahui hal-hal yang disukai adalah salah satu cara untuk saling mengenal lebih jauh. Hal 122
  • Aku cuma pengin seseorang yang bisa ikut bangga sama mimpiku dan paham ketakutanku, juga tujuan hidupku. Hal 134
  • Terkadang sesuatu menjadi begitu asing hanya karena kita enggan berusaha mengenalnya. Hal 141
  • Buat meja itu jadi satu-satunya yang ada di dunia. Supaya Senna tahu...seberapa spesial dia buat kamu. Hal 170
  • Karena aku jadi sadar, aku bukan sebatang kayu yang bisa dibentuk seenaknya. Aku yang punya kendali, bukan orang lain. Hal 211
  • Ini bukan cuma masalah cantik. Mungkin kamu enggak akan ngerti, karena sampai sekarang aku sendiri juga enggak terlalu ngerti. Hal 218
  • Saat orang-orang di sekitar kamu meneriakkan hal yang berbeda, aku rasa mengikuti kata hati kita adalah langkah yang paling tepat. Hal 222
  • Kadang ada yang lebih berharga dari impian kita. Kebahagiaan orang itu, lebih berharga dari ambisi kita. Hal 294
  • Kadang melihat orang lain bahagia itu juga bisa buat kita bahagia. Hal 295
  • Ungkapan rasa cinta bisa juga terasa menyakitkan. Bahwa hal yang kita lakukan karena cinta, bisa juga menyakiti hati orang yang kita sayang. Hal 307
  • Hati yang lembut saat terjatuh hanya akan sedikit luka, tapi hati yang keras saat terjatuh akan hancur berkeping-keping. Hal 310
  • Bagaimanapun kisah cinta sederhana itu berakhir nantinya...dia hanya bisa berharap tak ada yang terluka terlalu dalam. Hal 311
Udah kebayang kan gaya menulis Arini dari kutipan-kutipan yang aku share? Yang romantis dari keseluruhan ceritanya adalah saat Ced mulai jatuh hati dengan Senna dan selalu menemani langkah Senna tanpa Senna sadari. Menjaga Senna dari belakang dan siap melindungi Senna. Aku juga suka senyum-senyum sendiri saat Ced berdiri di samping Senna, memandangi wajah Senna sambil tersenyum. Romantic in his own way.
Tapiiiii,,,,novel ini masih ada kekurangan dalam bentuk typo dan alur yang agak lambat menurutku. Tapi nggak mengganggu keseluruhan ceritanya sih.
So, apa aku suka dengan novel ini? Yes.
Apa aku masih akan membaca karya Arini lainnya? Pasti dong.
Aku merekomendasikan novel ini buat semua kalangan apalagi para pecinta novel romance yang menyukai cerita ringan tanpa konflik berarti, tapi tokoh utamanya memorable seperti Ced.

3 of a 5 Stars

PHOTO CHALLENGE

Waktunya photo challenge saudara-saudara. Aku dan host lain diminta untuk berfoto sedih. Susahlah bagi aku yang selalu ceria ini hahahahahaha. Soooo,,,,ini pose sedih aku 

Kapan pulang? Aku rindu


Nah demikian review dari aku. Tunggu giveawaynya yaaaah 3 jam lagi yaaaah :)



7 Maret 2016

DELICIOUS MARRIAGE by INDAH HANACO

Diposting oleh Mellisa Assa di 12:58:00 AM 3 komentar

Milly Regitha
Sangat tahu bagaimana rasanya tatkala cinta berubah menyakitkan. Terluka dan sulit memercayai orang lain, hingga bertemu seorang lelaki lancang.

Keith Bertram
Semua kisah asmara di masa lalunya mendadak tak lagi bermakna saat bertemu perempuan bermata muram itu. Dorongan tak tertahankan yang ganjil, membuatnya ingin menjadi penyembuh, apa pun risikonya.

Milly akhirnya membuka hati saat menyadari bahwa hidup memang penuh risiko. Cinta pun bertumbuh tanpa bisa dicegah. Namun, bahkan di minggu pertama pernikahan mereka, badai mulai bergulung. Keith harus bersabar tapi Milly terlalu muak dengan orang-orang yang ingin mencampuri hidupnya. Mungkinkah sentuhan cinta bisa menjadi penawar untuk segalanya?

Judul: Delicious Marriage
Penulis: Indah Hanaco
Editor: Anin Patrajuangga
Penerbit: Grasindo
ISBN: 978-602-375-347-5
Tahun Terbit: 2016
Tebal Buku: 234 halaman
Genre: Romance

Sebelumnya mau ngucapin thank you so much dulu buat Rizky Mirgawati dan tentunya mbak Indah Hanaco yang sudah memilih aku menjadi salah satu yang beruntung untuk ikut serta dalam Baca Bareng novel ini.
Seperti yang sudah-sudah, mbak Indah kembali dengan cerita romance yang asmara antara kedua tokohnya bisa bikin para kaum jomblo makin nelangsa. Kali ini mbak Indah membawa kisah Milly Regitha, seorang Bridal Consultant yang tidak percaya lagi dengan cinta setelah penghianatan yang dilakukan Adam, mantan suaminya yang menghamili sahabat baiknya sendiri. Adam yang sudah dia kenal bertahun-tahun karena merupakan kakak kandung Keke, sahabatnya, ternyata bisa menghianati kepercayaannya. Milly menutup diri kepada lelaki manapun, termasuk Keith Betram. Lelaki blasteran Irlandia yang jatuh hati padanya sejak pandangan pertama. Tapi perjuangan Keith tidak mudah, karena Milly langsung menunjukkan sikap juteknya saat Keith mengajaknya makan malam di hari pertama mereka berkenalan. Tapi Keith tidak mudah menyerah dan terus mengejar Milly selama 4 bulan lamanya.
"Aku nggak akan kabur hanya karena kau judes dengan konsisten." Hal 4
 "Aku sungguh nggak tertarik terikat hubungan apa pun dengan kau atau laki-laki yang lain. Prioritasku saat ini adalah bekerja." Hal 4
 "Kau nggak boleh menolakku berkali-kali, itu nggak manusiawi." Hal 13
Perjuangan Keith tidak sia-sia. Meski harus tersinggung terlebih dahulu, tapi Keith akhirnya mendapatkan hati Milly seutuhnya, setelah Milly sadar kalau dia mulai merindukan dan menginginkan Keith. Tidak mau membuang waktu, Keith segera melamar Milly. Pernikahan sederhana mereka langsungkan dan hanya dihadiri orang-orang terdekat mereka yaitu Phillip dan Rafe -sahabat Keith-, Jana -adiknya Milly- dan Keke. Sementara ibu Milly dan Rachel, kakak Keith, tidak menghadiri pernikahan mereka. Tapi kehidupan asmara Milly dan Keith tidak lantas berjalan mulus pasca pernikahan mereka, karena pernikahan mereka mulai diuji di hari ke empat. Sanggupkah Milly bertahan dengan pernikahan keduanya? Jangan lewatkan novel mbak Indah Hanaco yang ini.
Kutipan favorit:
  • Ada hal tertentu yang mustahil dilupakan. Menjadi hantu yang akan menerkam masuk saat waktunya tiba. Hal 39
  • Aku akan sangat menyesal kalau tidak berjuang untuk mendapatkanmu. Hal 41
  • Ini bukan cerita tentang seorang playboy insyaf. Ini cuma tentang seorang laki-laki yang jatuh cinta padamu tanpa bisa menahan diri. Hal 42
  • Mencintai dan bersama seseorang berarti melakukan penyesuaian dan kerja keras seumur hidup. Hal 44
  • Hidup ini butuh keseimbangan, nggak cuma hal-hal manis melulu yang harus dialami. Kalau itu yang terjadi, kau akan lupa rasa bahagia itu seperti apa. Hal 46
  • Gaun pengantin itu mirip jodoh. Nggak bisa dipaksa. Apa yang kita lihat bagus saat dipajang, belum tentu memberi efek yang sama ketika dipakai. Hal 52
  • Kadang kita terlalu takut dengan risiko. Padahal, apa sih yang nggak ada risikonya di dunia ini? Hal 55
  • Nggak apa-apa kalau sesekali mengambil keputusan tanpa berpikir rumit. Menjadi spontan itu bukan dosa besar. Hal 72
  • Saat marah, perempuan selalu mengucapkan kata-kata yang berbanding terbalik dengan keinginannya. Hal 125
Aku semakin mengakui kepiawaian mbak Indah dalam menciptakan karakter yang bikin klepek-klepek. Delicious Marriage jadi novel ke empat mbak Indah yang aku baca, dan aku lebih menyukai karakter Keith dibandingkan Melvin -Run To You- dan Colin -Crazy Little Thing Called Love-. Keith tidak digambarkan sebagai lelaki dominan yang apa katanya harus dituruti. Sebaliknya, Keith malah digambarkan sebagai lelaki yang penurut, tapi berbahaya saat lagi cemburu. Delicious Marriage ceritanya tidak terlalu terbelit-belit dan berbuntut panjang. Meski kadang latar belakang cerita kadang-kadang kembali ke masa lalu Milly dan Keith, tapi ceritanya bisa kembali lagi ke intinya dan tidak mengalihkan perhatian aku sebagai pembaca.
Selain Milly, Keith dan kisah masa lalu mereka berdua yang memiliki kesamaan, ceritanya makin berwarna dengan karakter-karakter pendukungnya. Seperti Phillip, Rafe, Rachel dan Ethan Risjad. Dibandingkan Phillip dan Rafe, porsi Ethan tidak terlalu banyak sih, tapi cukuplah menambah konflik cerita. Phillip dan Rafe berperan sebagai sahabat yang bukan hanya siap membela, tapi juga siap menegur saat Keith salah. Dan dalam setiap pernikahan, pastinya tidak selalu berjalan mulus. Ada saja kerikil yang bisa menyebabkan pertengkaran. Dan dalam pernikahan Milly dan Keith, Rachel adalah kerikilnya. Sikap over protektif Rachel yang selalu menjadi penyebab pertengkaran mereka. Bikin gemeslah si Rachel ini. Nggak ada satupun perempuan yang dia rasa pantas mendampingi Keith.
Tapi aku agak nggak nyaman sih dengan pilihan aku-kau, bukannya aku-kamu. Romance-nya jadi kurang menggigit saat Milly dan Keith bicara pakai aku-kau. Aku juga agak kurang puas dengan si Rachel. Setelah semua sikap kekanakan yang dia lakukan, aku lebih berharap dia sadar dan minta maaf sama Milly. Aku juga masih menemukan beberapa typo, tapi bisa diabaikan karena tidak sampai mengganggu.
Aku merekomendasikan novel ini untuk semua kalangan. Karena walau ada adegan 'bulan madu', tapi masih bisa ditoleransi karena mbak Indah tidak menggambarkan secara gamblang. Yang pernah terluka karena masa lalu dan yang lagi mencicipi manisnya masa-masa menjadi pengantin baru, novel ini bisa menjadi pilihan yang pas. Karakter berbeda dan manis, cerita sederhana dan konflik yang tidak terlalu berat tapi mampu mengaduk-aduk emosi, membuat novel ini layak dipilih karena tanpa sadar kita sudah sampai di akhir cerita. Manislah ceritanya, bisa bikin senyum-senyum sendiri. Semanis judul dan cover novelnya.
3 of a 5 Stars

3 Maret 2016

LONDON: ANGEL by WINDRY RAMADHINA

Diposting oleh Mellisa Assa di 5:47:00 PM 1 komentar
I fell in love with you. I don't know how, I don't know why, I just did.


Ke London, penulis membawa kisah seorang Gilang yang jatuh cinta pada sahabatnya sendiri, Ning. Bertahun-tahun Gilang memendam perasaannya, sampai keempat sahabatnya menantangnya ke London dan menyatakan cinta pada Ning.
Jangan menunda. Jangan habiskan separuh hidupmu untuk menunggu waktu yang tepat. Seringnya, saat kau sadar, waktu yang tepat itu sudah lewat. Kalau sudah begitu, kau cuma bisa menyesal.
Jadilah Gilang nekat menuju London, mengambil cuti selama delapan hari untuk mengejutkan Ning. Tapi sayang, Ning tidak berada di tempat. Ning tengah ke luar kota. Gilang pun memutuskan untuk berjalan-jalan menyusuri sungai Thames dan berdiri di bawah London Eye, membuatnya bertemu seorang gadis cantik dengan rambut ikal. Gilang menjulukinya Goldilocks. Gadis misterius yang membuatnya berani menaiki London Eye, yang muncul disaat hujan, dan menghilang disaat hujan berhenti. Malaikat, kata orang-orang tentang sosok yang muncul saat hujan dan menghilang saat hujan reda.
Ning muncul beberapa hari kemudian dan sangat bahagia dengan kedatangan Gilang. Bersama Ning, Gilang menyusuri Fitzrovia. Masuk keluar galeri seni dan menikmati kebersamaannya dengan Ning. Gilang tidak tahan lagi, ingin mengutarakan perasaannya. Terlebih saat dia menyadari ada yang berbeda dengan sinar mata Ning saat dia bertemu dengan salah seorang seniman. Dan meluncurlah pengakuan dari mulut Gilang. Terbalaskah perasaan Gilang? 

Ini nggak enaknya kalau meresensi buku yang sudah dibaca berhari-hari yang lalu. Kadang lupa dengan nama-nama tokoh pendukung dalam cerita. Tema friendzone diangkat penulis dalam novelnya ini. Dan seperti yang sudah-sudah, terjebak friendzone itu nggak enak. Nggak enak kalau cuma salah satu yang jatuh cinta. Dan aku senang kali ini karena yang jatuh cinta pihak cowoknya bukan si cewek. Bercerita dari sudut pandang seorang Gilang yang menggalau bertahun-tahun. Berkali-kali ingin menyatakan cinta pada Ning, tapi meragu. Sekalinya menyatakan cinta, ehh si Ning malah nggak mendengar jelas karena suara ribut-ribut di belakang mereka. Puk-puk Gilang, yang sabar yah?
Tapi, jujur, aku nggak terlalu tertarik dengan kejelasan hubungan Gilang dan Ning. Sudah kebaca dengan jelas dari awal. Aku malah penasaran dengan si Goldilocks. Beneran malaikatkah dia? kalau beneran iya, mungkin dia malaikat pembawa cinta yang membuat Gilang harus jauh-jauh ke London dulu untuk mendapatkan cintanya. Bisa dibilang ceritanya jadi menarik karena ada si Goldilocks ini. Novel ini juga jadi makin berwarna dengan kisah Ny. Elis (kalau nggak salah itu namanya) pemilik penginapan tempat Gilang menginap.
Dan dari semua tema friendzone atau jatuh cinta dengan sahabat sendiri yang sudah aku baca, aku menarik satu kesimpulan. Ribet. Untung saja tidak pernah mengalaminya. Nggak enak bangetlah rasanya yah? Tiap hari dibuat bertanya-tanya terus, dia cinta juga nggak yah? Pengen nyatain cinta, tapi khawatir bertepuk sebelah tangan dan jadi canggung. Tapi, nggak dinyatain malah jadi berakar dalam hati dan mengakibatkan gagal move on. Harus segera ikut caranya Gilang nih. Kalau pun patah hati, setidaknya bisa cepetan move on.
Untuk keseluruhan ceritanya, gaya menulis mbak Windry masih seenak dan semengalir seperti biasanya, tema beda, karakter beda, latar belakang cerita beda dengan novel-novelnya yang lain. Jadi, sampai ke novel ke-5 penulis yang sudah aku baca, aku belum bosan dengan gaya menulisnya. Dan yang mengincar STPC, aku merekomendasikan novel yang satu ini, terutama buat kalian yang jatuh cinta dengan tema sahabat jadi cinta atau jatuh cinta dengan sahabat sendiri. Abaikan saja Gilang yang terlalu menye-menye, namanya juga lagi jatuh cinta :D

Judul: London Angel
Penulis: Windry Ramadhina
Editor: Gita Romadhona
Penerbit: Gagas Media
Tahun Terbit: 2013
Genre: Romance

4 of a 5 Stars

PARIS: ALINE by PRISCA PRIMASARI

Diposting oleh Mellisa Assa di 4:56:00 PM 0 komentar

Judul: Paris Aline
Penulis: Prisca Primasari
Penerbit: Gagas Media
ISBN: 979-780-577-8
Tahun Terbit: 2012
Tebal Buku: 214 halaman;13x19 cm
Genre: Romance
Kategori: Fiksi, STPC

Pembaca tersayang,
Dari Paris, sepotong kisah cinta bergulir, merupakan racikan istimewa dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya dengan karya-karya sebelumnya Eclair, Beautiful Mistake dan Kastil Es Dan Air Mancur Yang Berdansa.
Ini tentang sebuah pertemuan takdir Aline dan seorang laki-laki bersama Sena. Terlepas dari hal-hal menarik yang dia temukan di diri orang itu, Sena menyimpan misteri, seperti mengapa Aline diajaknya bertemu di Bastille yang jelas-jelas adalah bekas penjara, pukul 12 malam pula? Dan mengapa pula laki-laki itu sangat hobi mendatangi tempat-tempat seperti pemakaman Pere Lachaise yang konon berhantu?
Setiap tempat punya cerita.
Dan inilah sepotong kisah cinta yang kami kirimkan dari Paris dengan prangko yang berbau harum.

Enjoy the journey,
EDITOR

Hidup Aline tadinya biasa-biasa saja. Mahasiswa S2 yang kuliah di jurusan yang tidak dia minati sama sekali hanya demi mewujudkan keinginan almarhum ayahnya. Bekerja part time di bistro Lombok, salah satu bistro yang menjual makanan khas Indonesia. Jatuh cinta pada salah satu koki yang bernama Putra tapi kemudian diberi nama julukan ubur-ubur saat Putra pacaran dengan Julie, koki bule lainnya. Hidup Aline berubah saat mengenal Sena setelah tanpa sengaja menemukan keramik yang dibuang dan ada namanya Sena. Lelaki eksentrik yang selalu terlihat ceria. Yang dua kali membatalkan rencana pertemuan mereka di Bastille, lokasi yang dulunya adalah bekas penjara, dan tengah malam pula, saat Aline akan mengembalikan keramik yang dia temukan. Awalnya Aline menganggap Sena laki-laki aneh, dengana impiannya menjadi sutradara, selalu memakai syal bertumpuk, mengunjungi Pere Lachaise seperti sedang mengunjungi pulau Maldive, dan mulutnya yang terkadang kejam. Aline pun tahu potensi apa yang dia miliki berkat celetukan Sena. Dari Sena pula Aline tahu perasaan suka yang dipendam Eza, tetangga flatnya. Kehadiran Sena yang awalnya mengganggu, menjadi sebuah kehilangan dan rasa penasaran saat Sena tak menampakkan batang hidungnya selama berhari-hari. Rasa penasaran terjawab saat suatu hari Aline bertemu dengan Sena yang tergesa-gesa menitipkan beberapa keramik padanya. Masih dengan banyaknya pertanyaan yang berkeliaran dalam kepalanya, Aline tiba-tiba melihat Sena yang diseret oleh seorang perempuan Prancis paruh baya. Apa yang sebenarnya terjadi dengan Sena? Aline mendapatkan jawaban setelah menemui kakak kandung Sena. Dan kali ini Aline bertekad untuk 'membebaskan' Sena.

Paris ini kalau nggak salah adalah seri pertama STPC. Aku selalu suka gaya menulis Prisca, dan masih tetap suka gaya menulisnya di novel ini. Dialognya ringan dan lucu. Nggak bakalan dibuat bosan dengan cara penulis bercerita. Tahu-tahu aja kita sudah hampir mendekati halaman akhir. Cara penulis mendekatkan Aline dan Sena juga terbilang unik. Aku nggak terlalu merasa asmaranya terlalu meletup-letup, tapi chemistry antara keduanya sangat kerasa. Untuk setting Paris-nya, penulis memilih tempat-tempat yang tidak biasa. No Eiffel, Louvre or Arch de Triumphe (mudah-mudahan nggak salah tulis), tapi penulis malah memilih Bastille yang bekas penjara dan Pere Lachaise. Nggak kebayang deh sabarnya Aline, tiga hari berturut-turut diajak ketemuan di Bastille, jam 12 malam pula, dan selama dua hari berturut-turut dibatalkan janjinya. Untuk karakter pendukung, aku menyukai si Ezra (eh atau Eza yah). Berharap Prisca akan menuliskan kisahnya sendiri di novelnya yang lain :)

4 of a 5 Stars
 

Mells Book's Shelves © 2010 Web Design by Ipietoon Blogger Template and Home Design and Decor